top of page

Persatuan dan Kesatuan

Setiap bulan Agustus, bangsa Indonesia merayakan Hari Kemerdekaannya. Tahun ini, Indonesia sudah 77 tahun merdeka akan tetapi masih belum juga berhasil mewujudkan cita-cita founding fathers and mothers kita. Meskipun banyak yang telah tercapai sejak tahun 1945, bangsa kita tetap masih harus terus berjuang untuk mengatasi kesenjangan sosial, menjunjung tinggi keberagaman kita dan menegakkan hak-hak azasi manusia.


Membayangkan bagaimana Rotarians di D3410 dapat turut berperan mewujudkan impian pejuang kemerdekaan kita, mengingatkan kita pada pidato yang disampaikan Bung Karno pada bulan Mei tahun 1963 di kota Bandung:


“Saudara-saudara, bangsa Indonesia ini seperti sapu lidi yang terdiri dari beratus-ratus lidi. Jika tidak diikat akan tercerai berai, tidak berguna dan mudah dipatahkan. Tetapi jikalau lidi-lidi itu digabungkan, diikat, menjadi satu, mana ada manusia yang bisa mematahkan sapu lidi yang sudah diikat. Tidak ada saudara-saudara. Jikalau kita bersatu, jikalau kita rukun, kita menjadi kuat kesatuan sikap dan tindakan.”


Bung Karno menegaskan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam menghadapi musuh-musuhnya dan demi kebangkitan Indonesia sebagai suatu nation yang disegani.


Hal ini disadari penuh oleh Rotarians D3410. Bahkan kata-kata bijak Bung Karno bisa juga digubah untuk konteks Rotary. Rotary terdiri dari individu-individu dengan latar belakang suku, ras, agama, kebangsaan dan keahlian yang sangat beragam, namun kita disatukan oleh nilai-nilai Rotary. Disinilah kekuatan Rotary. Kebhinekaan kita adalah kekuatan kita, apabila kita bersatu.


Menurut jajak pendapat D3410, persatuan, kerukunan dan ‘guyub’ merupakan nilai-nilai penting bagi Rotarians. Tanpa itu, kita tidak bisa sungguh-sungguh menikmati ‘the Rotary experience’, Suasana club, bahkan district, yang tidak rukun, penuh konflik dan distrust, membuat kita tidak nyaman. Jangan-jangan juga menyebabkan kita kesulitan mempertahankan anggota kita, apalagi menarik perhatian anggota baru. Hal ini tentu merupakan ancaman bagi masa depan Rotary di D3410.


Dalam kalendar Rotary, bulan Agustus adalah Membership & Extension Month. Berarti, clubs diharapkan untuk bersiasat untuk menambah anggota dan memperluas jangkauan mereka. Akan tetapi, ini bukan hal yang hanya dilakukan pada bulan Agustus saja, tetapi harus dipikirkan sepanjang tahun.


Berdasarkan masukan yang diperoleh dari Rotarians dan Rotaractors D3410, SPC menyimpulkan bahwa untuk mempertahankan dan mendapatkan anggota baru – tepatnya agar Rotary tetap exist - memerlukan strategi yang mencakup lima hal penting, yaitu:


  1. Suasana: bagaimana meningkatkan suasana persahabatan di lingkungan club & District;

  2. Kegiatan: kegiatan persahabatan dan kemanusiaan apa saja yang dapat kita lakukan agar bermanfaat bagi semua pemangku kepentingan dan anggota Rotary;

  3. Kepemimpinan: bagaimana membina kepemimpinan yang mengejawantahkan ‘service leadership’ yang kompeten, komunikatif serta kredibel;

  4. Manajemen: bagaimana melaksanakan sistem manajemen dan tata kelola RID 3410 yang transparen dan bertanggung-jawab, mampu meningkatkan Rotary brand dan menjamin proses regenerasi;

  5. Nilai-nilai: bagaimana penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Rotary dan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku Rotarian dan Rotaractor.

Kelima prioritas tersebut selaras dengan ke-4 prioritas Action Plan Rotary International namun lebih tepat menangkap situasi dan kondisi riil D3410 saat ini.


SPC tengah merumuskan action steps yang dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut. Rotarians yang mempunyai gagasan konstruktif perihal kelima prioritas ini, diajak SPC untuk menyampaikannya kepada SPC.


Mengutip kembali Bung Karno, “Ingat kita kepada pepatah orang tua, rukun agawe santosa, artinya jikalau kita bersatu, jikalau kita rukun, kita menjadi kuat!"


MERDEKA!



1 view0 comments

Comentarios


POA_Banners_Digital_1600x500_EN (5).jpg
bottom of page